Call Centre SENKOM BLORA: 082 325 34 4622

Jumat, 12 Agustus 2016

NEMU DOMPET BERURUSAN DENGAN SENKOM DAN POLISI

Blora,berawal menemupan dompet yang jatuh di jalan yang berisikan 1 ktp,2 buah sim A dan sim C
Dan 2 buah ATM BANK BRI,Laki-laki asal dk tlogo rt 2 rw II desa dalangan kec.todanan kab.blora
atas nama ngarno sadewo harus berurusan dengan senkom mitra polri dan polisi lantaran dompet
beserta isinya yang hilang di daerah semarang adalah milik sdr ikhsan jumdani laki-laki kelahiran
jombang ,22 april 1988 yang beralamat di jln raya propinsi dsn keboan lor RT 1 RW 3 desa keboan
kec.ngusikan kab.jombang jawa timur beliau adalah saudara anggota senkom di tingkat polda jateng,
dibantu senkom blora,untuk melacak serta mencari tersangka dugaan pencurian ATM dengan di bantu
pak agung babinsa ds dalangan kec todanan,serta kades dan perangkat desa setempat,ikhsan jumdani
 yang merasa telah menjadi korban pencurian uang dalam rekening bri,menceritakan pada kami bahwa
dompet besertaisinya hilang gak masalah bagi saya ,tapi rekening BRI saya yang berisikan
saldo Rp.37juta ludes di tranfer seseorang dengan tujuan atas nama ngarmo sadewo dan sumiyati
satu lagi suparjo mereka adalah warga ds tlogo desa dalangan kec.todanan blora,dan baru 1 orang
yang  bisa kami temui yaitu saudara sumiati beliu adalah istri saudara ngarmo sadewo,saudara sumiyati
mengaku tidak tau menau tentang dari mana uang ini ,dan milik siapa pengirim uang ke rekening dia,
'tutur kata sdr sumiati saat di itrogasi di balai desa dalangan di saksikan perangkat desa , babinsa
desa dalangan dan aggota senkom dari polda jateng dan dari blora pada hari kamis 11-08-16
sekitar pukul 14.30 wib"setelah korban di tanya kenapa tersangka bisa mengunakan atm itu padahal
dia tidak tau nomor pin ,ternyata  si korban telah lengah karena mengunakan pin dengan angka kelahiran
yang mana identitas korban ada di dlm dompet,jadi dengan mudah tersangka mengunakannya dan mengambilnya, mentranfer ke rekening keluarganya dengan leluasa

dengan di tekan dan di jamin keamananya saudara ngarmo sadewo yang berada
di semarang untuk bisa  pulang hari itu juga guna mempertanggung jawabkan perbuatannya maka di
tunggulah sampai pukul 21.00wibternyata dia tetep tidak bisa datang dengan alasan transportasi,
kemudian korban negosiasi lewat telp  dengan  tersangka mau mengembalikan sejumlah uang yang dia
bobol dengan minta waktu satu hari,karena  uang yang dia curi dari rekening korban sudah di belikan
sepeda motor yamaha vixion,tapi setelah di tunggu genap genap satu hari tersangka blm juga
mengirimkan sejumlah uang yang ia janjikan, hingga berita ini di muat belum ada titik penyelesaian
dan korban berencana menyelesaikan ini kasus di proses pada jalur hukum.

0 komentar:

Posting Komentar