Banjir Melanda Jakarta

Anggota Senkom menyusuri perumahan penduduk untuk menjaga kamtibmas dan mendata jumlah korban banjir di Jakarta.

Judul Berita 2

Keterangan foto berita 2.

Judul Berita 3

Keterangan foto isi berita 3.

Judul Berita 4

Keterangan berita isi 4.

Judul Berita 5

Keterangan foto isi berita 5.

Call Centre SENKOM BLORA: 082 325 34 4622

Minggu, 12 Mei 2013

INFO : KESEHATAN


Manfaat Daun Sirsak Untuk Kanker

Kanker merupakan penyakit mematikan kedua di dunia setelah penyakit jantung. Peningkatan jumlah pasien kanker di dunia sebanyak 6,25 juta setiap tahunnya. Bahkan, data dunia menyatakan bahwa sebanyak 11-12 juta orang saat ini merupakan pengidap berbagai jenis kanker.

Terjadinya kanker disebabkan oleh sel abnormal jaringan tubuh yang tumbuh dan berkembang dengan cepat dan tak terkendali. Sel abnormal akan menyusup ke jaringan disekitarnya (invasif) dan terus menyebar melalui jaringan ikat dan darah serta menyerang organ-organ penting dan sel saraf tulang belakang. Saat sel abnormal tersebut menumpuk mendesak serta jaringan dan organ yang dtempatinya barulah proses ini disebut tumor ganas atau kanker.
...Lanjutkan Membaca
Manfaat Daun Sirsak Untuk Kanker

Kanker merupakan penyakit mematikan kedua di dunia setelah penyakit jantung. Peningkatan jumlah pasien kanker di dunia sebanyak 6,25 juta setiap tahunnya. Bahkan, data dunia menyatakan bahwa sebanyak 11-12 juta orang saat ini merupakan pengidap berbagai jenis kanker.

Terjadinya kanker disebabkan oleh sel abnormal jaringan tubuh yang tumbuh dan berkembang dengan cepat dan tak terkendali. Sel abnormal akan menyusup ke jaringan disekitarnya (invasif) dan terus menyebar melalui jaringan ikat dan darah serta menyerang organ-organ penting dan sel saraf tulang belakang. Saat sel abnormal tersebut menumpuk mendesak serta jaringan dan organ yang dtempatinya barulah proses ini disebut tumor ganas atau kanker.

data statistik penyakit kanker

Penyebab penyakit kanker bukanlah faktor tunggal. Kanker disebabkan oleh berbagai macam faktor, dapat berupa faktor eksternal, faktor internal dan sering gabungan keduanya. Faktor ekstrenal di antaranya radiasi, radikal bebas, sinar ultraviolet, virus, infeksi, rokok atau bahan kimia dari makanan seperti bahan pengawet dan pewarna sintetik. Sementara itu, faktor internalnya dapat berupa faktor genetik atau bawaan, faktor hormonal, faktor kejiwaan atau emosional, pola hidup dan kekebalan tubuh.

Apapun jenis penyakit kanker tidak selalu diobati dengan obat-obatan, operasi bedah, kemoterapi dan berbagai jenis pengobatan lainnya. pengobatan alami kanker dapat dilakukan dengan pemanfaatan bahan ilmiah seperti daun sirsak.

ramuan daun dan buah sirsakSirsak merupakan tumbuhan Indonesia yang memiliki kandungan kimia alamiah seperti saponin, flavonoid, tanin, kalsium, fosfor, hidrat arang, vitamin A, vitamin B, dan vitamin C, serta fistosterol, ca-oksalat dan alkaloid murisine.

Sirsak yang dimanfaatkan melalui daun sirsak ini banyak digunakan sebagai obat alami untuk menumpas sel-sel kanker dan membantu proses pengobatan dari penyakit kanker. Salah satu contoh penggunaan daun sirsak ini banyak dimanfaatkan sebagai obat alami untuk mengatasi dan mengobati kanker payudara pada wanita.

Kanker payudara merupakan kanker ganas yang paling ditakuti para wanita di dunia. Daun sirsak yang mengandung senyawa annonacin diperkirakan dapat membunuh sel-sel kanker dan menurunkan perkembang dari sel kanker atau tumor yang terlah membelah diri dan menyebar ke bagian jaringan tubuh lainnya.

Berikut ini ada beberapa ramuan daun sirsak yang dapat digunakan sebagai obat kanker alami, yakni :

Ramuan 1 daun sirsak untuk mengobati kanker

- 60 gram daun sirsak dan 1 liter air.
- Rebus daun sirsak dengan 1 liter air hingga tersisa 400 ml.
- Minum ramuan dua kali shari pada pagi dan sore hari
- Masing-masing minum sebanyak 200 ml atau 1 cangkir.

Selain untuk mengobat penyakit kanker, daun sirsak juga dapat dimanfaatkan sebagai obat alami untuk  obat ambeien, mencret pada bayi, bisul, sakit pinggang, anyang-anyangan dan sakit kandungan air seni. Selain itu, tanaman ini juga bersifat antibakteri, antiparasit, anti spasmodik, anti kanker, insektisida, hipotensif, mengobati sakit perut dn mampu mengeluarkan racun dalam tubuh.

Fakta vs Mitos 'Angin Duduk'

Disebut sebagai angin duduk atau angina karena orang yang mengalaminya dapat meninggal secara tiba-tiba. Mungkin pada saat duduk tiba-tiba orang tersebut meninggal. ‘Angin duduk’ berhubungan dengan jantung. Karena tidak ada dalam istilah kedokteran, maka istilah yang mirip dengan yang dimaksud angin duduk adalah angina pectoris yang ditandai dengan rasa nyeri pada dada sebelah kiri.

Jika dirasa tiba-tiba nyeri dada, sebaiknya tidak melakukan aktivitas fisik apapun termasuk berhubungan seks. Segeralah pergi ke rumah sakit yang menyediakan fasilitas penanganan Gawat darurat jantung. Ingat!. Tidak boleh lebih dari 15 menit setelah serangan nyeri pertama. Sindrom serangan jantung koroner akut merupakan penemuan terbaru akhir banyak disikapi masyarakat dengan tindakan yang salah. Misalnya, penderita dikerok, diberi minuman air panas, atau diberi ramu-ramuan untuk mengeluarkan angin. Padahal, penderita bisa meninggal mendadak tanpa ada tanda-tanda sakit.

Selengkapnya > http://klik-dr.tk/10BGuYh
Fakta vs Mitos 'Angin Duduk'

Disebut sebagai angin duduk atau angina karena orang yang mengalaminya dapat meninggal secara tiba-tiba. Mungkin pada saat duduk tiba-tiba orang tersebut meninggal. ‘Angin duduk’ berhubungan dengan jantung. Karena tidak ada dalam istilah kedokteran, maka istilah yang mirip dengan yang dimaksud angin duduk adalah angina pectoris yang ditandai dengan rasa nyeri pada dada sebelah kiri.

Jika dirasa tiba-tiba nyeri dada, sebaiknya tidak melakukan aktivitas fisik apapun termasuk berhubungan seks. Segeralah pergi ke rumah sakit yang menyediakan fasilitas penanganan Gawat darurat jantung. Ingat!. Tidak boleh lebih dari 15 menit setelah serangan nyeri pertama. Sindrom serangan jantung koroner akut merupakan penemuan terbaru akhir banyak disikapi masyarakat dengan tindakan yang salah. Misalnya, penderita dikerok, diberi minuman air panas, atau diberi ramu-ramuan untuk mengeluarkan angin. Padahal, penderita bisa meninggal mendadak tanpa ada tanda-tanda sakit.

Selengkapnya > http://klik-dr.tk/10BGuYh

Senin, 06 Mei 2013

PERLU ANDA TAHU


5 Tips Pahami Jenis Surat Tilang Polisi
Wamucicg47lu325ncbfpWregjrn5qgxrkpop4llqFidef8k610qteiuu75oiIhjeny87yusluvva5kdbX0r20fx9gkw0esme3omr
AFIN lbs.com - Dalam melakukan perjalanan sering kita menemui para penegak disiplin melakukan razia kepada pengguna jalan yang menggunakan kendaraan bermotor. Semua memang demi keamanan dan kenyamanan berlalu-lintas. Memang sudah sepatutnya bagi para pengguna jalan, baik sepeda motor, mobil dan tranportasi bermotor lainnya, melengkapi peralatan berkendara baik secara fisik maupun administrasi. Ketika terkena tilang bisa menggunakan beberapa alternatif warna surat tilang. Namun semua tetap harus sesuai dengan pelanggaran dan Undang-Undang Nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu lintas dan Angkutan Jalan. Kepolisian menggunakan bukti tilang menggunakan surat, tapi yang perlu diketahui macam, fungsi dan warna surat tersebut serta untuk siapa saja. Berikut surat tilang tersebut: 1. Merah Surat tilang warna merah ditujukan kepada pelanggar yang tidak terima atas kesalahan yang dituduhkan. Kemudian pelanggar diberikan kesempatan untuk membela diri atau minta keringanan kepada hakim. Pada umumnya tanggal sidang, maksimum 14 Hari dari tanggal kejadian, tergantung hari sidang tilang di Pengadilan Negeri ( PN) bersangkutan. 2. Biru Surat tilang warna biru juga untuk pelanggar, cuma bedanya pelanggar yang menerima kesalahan, artinya tidak perlu pembelaan kepada hakim. Jika meminta surat tilang ini kita bisa langsung membayar uang denda melalui transfer pada bank yang dituju. Adapun untuk biayanya diketahui lebih mahal, jika disesuaikan undang-undang lalu lintas yang berlaku. Namun belum diketahui secara resmi nomor rekening dan kepemilikannya, dalam pembayaran uang denda tersebut. Meski semakin dipermudah dalam urusan tilang, diharapkan publik tidak salah mentransfer uang kepada oknum polisi yang tidak bertanggung jawab. 3. Kuning Kemudian surat tilang warna kuning untuk pihak kepolisian sendiri dan diperuntukkan sebagai arsip. 4. Hijau Surat tilang warna hijau untuk arsip pengadilan. Surat ini juga sebagai proses tindak lanjut pelanggaran tersebut sampai perkara selesai. 5. Putih Surat tilang warna putih untuk kejaksaan sebagai arsip. Namun jika dikemudian hari ada permasalahan arsip tersebut bisa sebagai bukti dan catatan. Sumber: AFIN LBS.com

Polisi Tidak Punya Hak Menilang Kendaraan


Bantu informasi
Masyarakat dan Polisi
Agar Masyarakat hidup tentram serta damai.

Demikian penggalan akhir dari Hymne Senkom Mitra Polri. Senkom Mitra Polri akan tetap memegang teguh jati diri, dalam memelihara kamtibmas di tengah masyarakat, utamanya dalam memberikan informasi, baik kepada Polisi sebagai mitra, maupun kepada masyarakat.

Tahukah Anda, bahwa Polisi tidak memiliki hak untuk menahan ataupun menilang anda ketika Pajak kendaraan anda mati?

Baik, kalau belum tahu, simak baik-baik informasinya...! 

Berdasarkan keterangan dari Direktur Lalulintas Polda Metro Jaya, yang mengatakan begini, 

“Masalah pajak bukan urusan polisi, tapi urusan Dispenda (Dinas Pendapatan Daerah). Sehingga dalam masalah pajak polisi enggak berhak menilang,”

Bahkan, seandainya pembayar pajak yang telat ini kena razia di jalanan umum, polisi tetap tidak bisa berbuat apa-apa. “Kalau semua surat lengkap dan gak ada masalah, ya, enggak bisa ditilang,” ucapnya.

Jika si polisi tetap mengambil tindakan menilang, Djoko menyarankan agar si pengendara mengajukan komplain secara resmi. Pengendara bisa mencatat nama polisi yang tertera di seragam dan melaporkan kepada yang berwenang.


“Kalo tetep ngotot minta pada polisi tersebut peraturannya? pasal berapa? Suruh dia menunjukkan…!! kalau nggak bisa jangan mau..!” tegasnya.

Menurut Djoko, keterlambatan membayar pajak itu sudah ada sanksi tersendiri yaitu denda, dan itu merupakan urusan dinas pendapatan daerah (dispenda).

(Penulis : AFIN dari berbagai sumber)

WAKAPOLRI (PERANG BINTANG)


Wakapolri : Intisari Kamtibmas adalah Merugi untuk Orang Lain

"Seringkali jabatan, institusi dan kedudukan yang berbeda menjadi masalah dan membuat tujuan Negara ini kacau"
“Rekan-rekan sekalian…! saya menggunakan kata rekan-rekan, agar kita makin dekat. Mari kita sejenak menanggalkan semua pangkat, status, jabatan dan kedudukan kita di sini. Seringkali jabatan, institusi dan kedudukan yang berbeda menjadi masalah dan membuat tujuan Negara ini kacau. Setiap kali kita mendengarkan lagu Kebangsaan Indonesia Raya, setiap saat kita mendengarkan lagu Mars Senkom, Hymne Senkom yang menggugah semangat. Mari kita jadikan itu sebagai falsafah dalam jiwa kita, dalam dada dan benak kita, menjadi landasan kita dalam bersikap dan perprilaku. Jangan jadikan lagu itu hanya menjadi penghias bibir saja, dan bahkan sikap dan tingkah laku kita bertentangan dengan apa yang kita teriakkan dalam lagu itu,”

Demikian pesan wakil kepala polri, Komisaris Jenderal Nanan Soekarna, saat bertindak sebagai pembina dalam upacara penutupan Diklatnas Kamtibmas dan Telematika, yang berlangsung di kompleks Yayasan Minhajirosyiidin, Pondok Gede,Lubang Buaya, Jakarta Timur, Kamis (11/4/2013) lalu.

Wakapolri bersama jajaran Pengurus Pusat Senkom Mitra Polri
Wakapolri mengaku bangga dengan keluarga besar Senkom Mitra Polri yang mampu menggelar kegiatan yang diikuti ribuan peserta dari seluruh Indonesia, dengan biaya yang cukup besar tanpa meminta bantuan dari pihak manapun.

“Rekan-rekan sekalian, kita boleh berwawasan global, namun fikiran kita harus tetap nasional, dan sikap kita berlandaskan pada kearifan lokal. Wawasan global diperlukan agar wawasan kita luas dan siap menghadapi tantangan apapun, namun fikiran nasional tetap harus menjadi landasan kita dalam bertindak sesuai kearifan lokal masing-masing, seperti yang kita teriakkan  NKRI Harga mati,” lanjut jenderal bintang tiga itu.

Menurutnya, kesalahan bangsa ini dalam menyikapi  perkembangan global merupakan salah satu penyebab rusaknya system pengamanan dalam negeri, yang terlalu menonjolkan hak hukum secara pribadi dan terlalu bersifat individual. Padahal ada kewajiban hukum dan kewajiban asasi secara umum yang perlu mendapatkan prioritas utama dalam bermasyarakat.

“Dalam kehidupan berbangsa dan bermasyarakat, hak hukum secara pribadi harus dikesampingkan dan mengutamakan hak orang lain, ini yang perlu menjadi perhatian kita dalam menegakkan keutuhan bangsa dalam bingkai NKRI. Silakan perjuangkan hak pribadi masing-masing, namun jangan lupa bahwa kita memiliki kewajiban untuk menghargai hak-hak orang lain. Kalau boleh kita merugi untuk orang lain, sebab di situlah hakikinya kebahagiaan,” tegasnya.

Wakapolri

"Wawasan boleh Global, namun fikiran harus tetap nasional, sikap lokal"




Wakapolri yang berbicara di hadapan ribuan personil Senkom Mitra Polri dari seluruh penjuru Nusantara menegaskan, inti dari penegakan kamtibmas adalah bersedia merugi untuk orang lain .
“Merugi untuk kebahagiaan orang lain, berani mengorbankan jiwa, harta, tenaga untuk sesama adalah pangkal dari terwujudnya keamanan dan ketertiban masyarakat. Saya berharap kepada rekan-rekan sepulang dari diklatnas ini, agar dapat menerapkan sikap itu di tengah masyarakat, agar tercipta keamanan dan ketertiban seperti yang kita harapkan.” Lanjut wakapolri sambil menyarankan terbentuknya Senkom Wanita.
Ribuan personil Senkom dari seluruh Nusantara
"Merugi untuk orang lain
 pangkal kebahagiaan hakiki"



Lebih jauh, wakapolri mengatakan kebanyakan gangguan kamtibmas yang terjadi di tengah masyarakat saat ini dipicu oleh aksi saling rebutan hak, rebutan harta, rebutan kedudukan dan jabatan.

“Harta, kedudukan, pangkat dan jabatan itu semua sifatnya sementara. Mari kita abaikan semua itu, hindari saling rebutan hak, saling rebutan posisi dan kedudukan, dijamin keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat akan terwujud, saya berharap kepada Senkom yang jumlahnya 1,7 juta orang di seluruh Nusantara ini, untuk menjadi pelopor terwujudkan kamtibmas di negeri ini,” lanjutnya.

Ketum Senkom bersama Wakapolri dan jajaran
Lebih jauh orang nomor dua di Mabes Polri ini mengajak anggota senkom untuk mewujudkan kamtibmas dari hal-hal yang ringan, “Kamtibmas itu tidak muluk-muluk, cukup kita menanamkan dalam hati sanubari masing-masing untuk membahagiakan orang lain. Kamtibmas itu terwujud dari hal-hal yang mudah, di mulai dari lingkungan sekitar.”

Selain persoalan kamtibmas, wakapolri yang juga merupakan ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) itu menitipkan pesan kepada personil senkom untuk menjadi pelopor keselamatan berlalu-lintas. Berdasarkan data di kepolisian, setiap tahun sebanyak 30.000 orang meninggal di jalan raya, karena pelanggaran aturan dan etika berlalu-lintas.

“Saya minta kepada seluruh anggota Senkom Mitra Polri untuk menjadi pelopor keselamatan berlalu-lintas. Sekaligus mengawasi jalannya pemerintahan. Awasi pemerintah, awasi polisi, sebab pejabat publik adalah pelayan masyarakat yang wajib memuaskan pelanggan, pelanggannya siapa? Masyarakat adalah pelanggan yang wajib kami layani.”katanya.

Tiga hal pokok yang disampaikan wakapolri saat menutup diklatnas Telematika dan Kamtibmas Senkom Mitra Polri 2013 yang berlangsung tiga hari itu, 
yakni pemeliharaan kamtibmas dalam bingkai NKRI, penegakan hukum dan keselamatan berlalu-lintas.

Wakapolri mengakhiri pidato dalam upacara penutupan tersebut dengan menyampaikan 7 Budi Utama, yakni 
1.Jujur terpercaya,
2.Bertanggungjawab,
3.Visioner,
4.Disiplin,
5.Kerjasama, 
6.Adil dan 
7.Peduli. 
sambil mengucapkan selamat kembali ke daerah masing-masing, kepada seluruh anggota Senkom Mitra Polri. 


Penulis : AFIN lbs (Jateng 6B)
Berdasarkan video rekaman, upacara penutupan Kamtibmas dan Telematika
di Jakarta, Kamis 11 April 2013 



Tidak ada komentar:


Poskan Komentar